Perjalanan satu dekade Universitas Pertamina mencapai titik penting yang menandai kematangan institusi sebagai perguruan tinggi berdaya saing tinggi. Bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-10 pada 1 Februari 2026, Universitas Pertamina resmi memperoleh Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan BAN-PT Nomor 27/SK/BAN-PT/Ak/PT/I/2026. Status Akreditasi Unggul menegaskan posisi Universitas Pertamina sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan dengan kualitas pendidikan, tata kelola, serta kinerja riset yang diakui secara nasional.
Momentum Satu Dekade yang Sarat Makna
Pencapaian akreditasi tertinggi pada usia sepuluh tahun menjadi simbol konsistensi Universitas Pertamina dalam membangun fondasi akademik yang kuat. Dalam rentang waktu relatif singkat, universitas tersebut mampu menunjukkan pertumbuhan institusional yang signifikan, baik dari sisi mutu pembelajaran, manajemen organisasi, maupun kontribusi keilmuan.
Akreditasi Unggul di tingkat institusi diberikan setelah melalui evaluasi komprehensif yang mencakup visi strategis, kualitas dosen, kurikulum, sistem penjaminan mutu internal, serta dampak nyata perguruan tinggi terhadap masyarakat dan industri.
Seluruh Program Studi Terakreditasi
Salah satu indikator utama yang memperkuat raihan tersebut adalah capaian akreditasi program studi. Universitas Pertamina memiliki 16 program studi sarjana yang seluruhnya telah terakreditasi. Seperempat dari jumlah tersebut telah meraih predikat Unggul, sementara sebagian besar program studi lainnya memperoleh predikat Baik Sekali.
Komposisi tersebut mencerminkan kualitas akademik yang merata serta komitmen berkelanjutan dalam peningkatan mutu pendidikan di setiap lini.
Pendidikan Berbasis Industri dan Isu Global
Sejak awal pendirian, Universitas Pertamina mengembangkan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri dan tantangan global. Integrasi antara dunia akademik dan praktik profesional menjadi ciri khas pendekatan pembelajaran yang diterapkan.
Isu keberlanjutan dan transisi energi menjadi fokus utama dalam pengembangan keilmuan. Melalui pendekatan tersebut, Universitas Pertamina berupaya melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam merespons krisis iklim.
Komitmen Pimpinan dan Kolaborasi Strategis
Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menegaskan bahwa pencapaian akreditasi Unggul merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika selama sepuluh tahun terakhir.
Dalam pernyataannya, Prof. Wawan menyampaikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah III atas pendampingan yang berkesinambungan, serta kepada Pertamina Group sebagai mitra strategis yang berperan aktif dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan tinggi.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri energi dan teknologi masa depan.
Prestasi yang Menguatkan Reputasi Institusi
Reputasi Universitas Pertamina juga diperkuat melalui berbagai capaian nasional dan internasional. Pada pemeringkatan Times Higher Education Impact Rankings 2025, Universitas Pertamina berada pada peringkat 801–1000 dunia dan masuk dalam 30 persen universitas terbaik secara global berdasarkan kontribusi terhadap pencapaian SDGs.
Di tingkat nasional, produktivitas riset universitas memperoleh pengakuan melalui Silver Winner Anugerah Riset dan Pengembangan Diktisaintek 2025 untuk kategori publikasi institusi klaster madya periode 2022–2024. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Bidang kemahasiswaan dan komunikasi digital turut mencatat prestasi melalui predikat Unggul pada SIMKATMAWA Diktisaintek 2025 serta penghargaan 1st Gold sebagai Media Sosial Terbaik Perguruan Tinggi Swasta Indonesia.
Dosen Berkualifikasi Tinggi dan Alumni Terserap Industri
Kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama pengembangan Universitas Pertamina. Saat ini, 56 persen dosen telah menyandang gelar doktor, yang berkontribusi langsung terhadap penguatan pembelajaran dan riset.
Daya saing lulusan tercermin dari tingkat serapan alumni yang mencapai 92 persen. Alumni Universitas Pertamina tercatat berkarier di berbagai sektor, termasuk lebih dari 300 alumni di lingkungan Pertamina Group dan lebih dari 555 alumni di perusahaan multinasional.
Penguatan Riset dan Pengabdian Masyarakat
Universitas Pertamina terus mengembangkan ekosistem akademik melalui enam fakultas, 16 program studi sarjana, serta program magister Manajemen dan Sains Berkelanjutan. Hingga saat ini, lebih dari 2.400 publikasi ilmiah dan 300 lebih penelitian telah dihasilkan melalui kolaborasi nasional dan internasional.
Peran sosial universitas diwujudkan melalui lebih dari 400 program Pengabdian kepada Masyarakat dengan dukungan pendanaan eksternal mencapai 60 persen. Aktivitas tersebut menjadi wujud kontribusi nyata universitas dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Melangkah ke Fase Pengembangan Berikutnya
Dengan status Akreditasi Unggul, Universitas Pertamina memasuki fase baru pengembangan institusi yang lebih strategis. Fokus ke depan diarahkan pada penguatan inovasi, kolaborasi global, serta peningkatan kontribusi terhadap pembangunan nasional.
Pencapaian pada usia satu dekade menjadi fondasi penting bagi Universitas Pertamina dalam meneguhkan peran sebagai pusat pendidikan tinggi yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan masa depan.