Perawatan Pelek Mobil agar Tidak Baret dan Tetap Mulus
Suara gesekan bibir pelek dengan trotoar saat parkir paralel biasanya langsung bikin lemas. Pelek yang mulus membuat tampilan mobil terlihat rapi, tetapi posisinya yang dekat dengan aspal membuatnya rentan tergores batu kerikil atau lecet saat dicuci.
Kotoran jalanan seperti serbuk kampas rem dan aspal cair juga kerap menempel erat. Jika dibersihkan dengan cara yang keliru, partikel tajam ini justru bisa menggores permukaan cat atau lapisan pernis pelek.
Langkah perawatan pelek mobil agar tidak baret sebenarnya sederhana, asalkan teknik dan alat yang dipakai tidak keliru.
Daftar Isi
- Peralatan Khusus Cuci Roda
- Trik Aman Membersihkan Debu Rem Membandel
- Kebiasaan Parkir Menentukan Nasib Pelek
- Lapisan Pelindung Tambahan untuk Permukaan Pelek
- Pertanyaan Seputar Perawatan Pelek Mobil Agar Tidak Baret
- Apakah sabun cuci piring aman untuk membersihkan pelek mobil?
- Bagaimana cara menghilangkan baret ringan pada pelek mobil?
- Berapa biaya poles atau coating pelek mobil?
Peralatan Khusus Cuci Roda
Mencampur spons bodi dengan spons roda adalah kesalahan yang kerap terjadi di tempat cuci mobil rumahan. Partikel pasir dari kolong roda mudah tersangkut pada busa spons, lalu menggores pelek saat digosokkan kembali.
Pisahkan dua ember air saat mencuci.
Baca Juga: Perawatan Tangki Bensin Motor agar Bebas Karat dan Bocor
Satu ember khusus untuk sampo bodi, dan ember lainnya khusus untuk membilas bagian roda. Gunakan kuas berbulu halus atau sarung tangan cuci berbahan microfiber untuk membersihkan sela palang pelek. Sikat kaku sebaiknya hanya dipakai untuk dinding ban karet, bukan untuk velg berbahan logam atau alloy berlapis cat.
Harga kuas detailing berbulu lembut di toko daring cukup terjangkau, mulai dari dua puluh ribu sampai lima puluh ribu rupiah per set. Alat sederhana ini bisa mengurangi risiko lecet halus di sudut-sudut yang sulit dijangkau jari tangan.
Trik Aman Membersihkan Debu Rem Membandel
Rem cakram menghasilkan serbuk logam halus setiap kali pedal diinjak. Serbuk panas ini menempel di permukaan pelek dan jika dibiarkan berminggu-minggu, partikel tersebut bisa memanggang lapisan pernis hingga sulit rontok.
Semprotkan cairan khusus pembersih pelek dengan formula pH netral sebelum menyentuhnya dengan kain. Biarkan cairan bereaksi selama dua atau tiga menit hingga warnanya berubah ungu, pertanda serbuk besi mulai larut. Bilas dengan air bertekanan sedang sebelum menyeka sisa kotoran secara perlahan.
Hindari mencuci roda saat piringan rem masih terasa panas sehabis berkendara jarak jauh. Perubahan suhu drastis dari air dingin bisa memicu piringan rem melengkung, sekaligus membuat sabun mengering terlalu cepat hingga meninggalkan noda noda bercak yang kusam.
Baca Juga: Cara Merawat Rantai Gir Motor agar Awet dan Tidak Bising
Kebiasaan Parkir Menentukan Nasib Pelek
Penyebab lecet paling parah pada pelek alloy biasanya datang dari trotoar beton di pinggir jalan. Gesekan saat bermanuver di ruang sempit sering menyisakan luka dalam yang merusak bibir velg sampai ke dasar logamnya.
Arahkan kaca spion samping sedikit ke bawah sebelum mundur mendekati trotoar. Sudut pandang yang rendah membantu melihat jarak dinding ban dengan tepi semen secara lebih jelas, terutama pada mobil yang belum dilengkapi kamera tiga ratus enam puluh derajat.
Beri jarak aman minimal sepuluh sampai lima belas sentimeter dari pinggiran jalan. Berhenti sedikit lebih jauh jauh lebih aman daripada memaksa ban menempel mepet demi mengejar posisi parkir yang lurus sempurna.
Lapisan Pelindung Tambahan untuk Permukaan Pelek
Setelah permukaan bersih dan kering, memberi lapisan pelindung dapat membantu mengurangi risiko baret halus. Wax atau sealant khusus roda membentuk lapisan licin temporer, sehingga kotoran aspal tidak mudah menggigit langsung ke lapisan pernis.
Pengaplikasian lapisan pelindung ini cukup dilakukan sebulan sekali di garasi. Untuk proteksi yang lebih tahan lama, opsi ceramic coating di salon mobil menawarkan daya tahan berbulan-bulan, dengan biaya sekitar tiga ratus ribu sampai tujuh ratus ribu rupiah untuk empat roda.
Baca Juga: Perawatan Karburator Motor Klasik agar Mesin Tetap Langsam
Bila pelek sudah telanjur mengalami peyang atau retak halus akibat benturan lubang jalan yang keras, segera bawa mobil ke bengkel khusus reparasi pelek tepercaya. Kerusakan struktural pada logam membutuhkan penanganan teknisi berpengalaman demi menjaga keselamatan berkendara di kecepatan tinggi.
Mulai hari ini, sediakan satu kain microfiber cadangan di bagasi mobil khusus untuk mengeringkan roda setelah terkena genangan air hujan.
Pertanyaan Seputar Perawatan Pelek Mobil Agar Tidak Baret
Apakah sabun cuci piring aman untuk membersihkan pelek mobil?
Kurang disarankan untuk penggunaan rutin. Sabun cuci piring memiliki formula pengikis minyak yang cukup keras, sehingga bisa mengikis lapisan wax atau pelindung pernis pelek lebih cepat dibanding sampo mobil khusus ber-pH netral.
Bagaimana cara menghilangkan baret ringan pada pelek mobil?
Lecet halus pada lapisan clear coat bisa disamarkan menggunakan kompon halus (finishing compound) yang digosok perlahan memakai kain microfiber. Namun, jika goresan sudah menembus cat hingga menyentuh dasar logam alloy, pelek butuh proses poles ulang atau pengecatan di bengkel reparasi.
Berapa biaya poles atau coating pelek mobil?
Biaya poles ringan dan pengaplikasian nano ceramic coating untuk empat pelek umumnya berada di kisaran tiga ratus ribu sampai tujuh ratus ribu rupiah, tergantung pada ukuran ring serta tingkat kerumitan palang pelek.
