Cara Merawat Tangki Oli Motor Agar Saluran Pelumas Lancar
Endapan oli samping atau kotoran debu yang masuk ke tangki oli motor kerap luput dari perhatian saat servis rutin. Saluran yang tersumbat gumpalan oli bisa membuat aliran minyak pelumas ke ruang bakar terhenti mendadak. Akibatnya, piston rawan macet saat sepeda motor dipakai menembus kemacetan atau perjalanan jauh.
Merawat tangki oli motor sebenarnya cukup simpel dan bisa dilakukan sendiri di rumah saat akhir pekan. Langkah sederhana ini bikin komponen mesin lebih awet dan terhindar dari risiko turun mesin yang menelan biaya mahal.
Daftar Isi
- Kerak Oli Samping Sering Mengendap di Dasar Tangki
- Bersihkan Wadah Penampung Minyak Pelumas
- Pemeriksaan Selang dan Karet Sil Penampung Oli
- Pencampuran Merk Oli Berbeda Memicu Gumpalan
- Periksa Pelampung Sensor dan Pompa Oli
- Pertanyaan Seputar Perawatan Tangki Oli Motor
- Berapa biaya mengganti selang tangki oli motor yang bocor?
- Apakah oli samping beda merek boleh dicampur di dalam tangki?
- Mengapa lampu indikator oli samping tetap menyala padahal tangki penuh?
Kerak Oli Samping Sering Mengendap di Dasar Tangki
Oli samping yang mendekam terlalu lama di dalam wadah penampungan lambat laun memicu endapan licin di bagian dasar. Kondisi ini makin parah jika tangki jarang diisi penuh, sehingga dinding bagian dalam terpapar udara lembap.
Debu halus berpotensi masuk lewat celah tutup tangki yang karetnya sudah mengeras. Endapan di dasar wadah akan tersedot menuju selang suplai saat volume minyak pelumas mulai menipis. Kalau aliran oli terhalang kotoran, gesekan piston dan dinding silinder makin tinggi hingga menimbulkan suara kasar.
Bersihkan Wadah Penampung Minyak Pelumas
Proses pembersihan wadah oli paling pas dilakukan setiap enam bulan sekali atau saat mengganti jenis merek oli samping. Kuras sisa oli di dalam tangki sampai habis melalui selang keluaran bawah.
Baca Juga: Cara Merawat Kampas Kopling Motor Agar Awet dan Tidak Selip
Lepas baut pengikat tangki menggunakan kunci pas yang sesuai. Tuang sekitar 100 ml bensin bersih ke dalam tangki, lalu kocok perlahan agar kerak pelumas larut. Buang bensin kotor ke wadah penampung limbah dan ulang proses ini sekali lagi jika dinding dalam belum bersih.
Keringkan bagian dalam tangki sampai bensin benar-benar menguap sebelum diisi oli baru. Sisa bensin yang tertinggal bisa mengencerkan oli samping dan merusak kualitas pelumasan.
Pemeriksaan Selang dan Karet Sil Penampung Oli
Karet sil pada selang penyalur oli lama-kelamaan bakal mengeras dan getas, karena terpapar panas mesin serta bahan kimia. Kebocoran tipis di area sambungan selang kerap ditandai dengan rembesan oli yang menempel pada celah rangka.
Selang oli yang retak rambut berisiko copot saat motor menerjang jalan berlubang. Penggantian karet sil atau selang transparan biasanya membutuhkan biaya sekitar Rp15.000 sampai Rp35.000 di toko suku cadang. Pastikan klem pengikat terpasang kencang, agar udara luar tidak masuk ke saluran oli.
Baca Juga: Cara Merawat Sistem Kelistrikan Motor Agar Bebas Mogok
Gelembung udara dalam selang oli bisa menyumbat aliran pelumas ke jalur karburator atau ruang bakar.
Pencampuran Merk Oli Berbeda Memicu Gumpalan
Menambah oli samping merek baru saat isi tangki masih separuh sering dianggap hal sepele. Padahal, kandungan aditif dari tiap pabrikan belum tentu cocok saat bercampur.
Reaksi kimia antar-merek oli yang berbeda bisa membentuk jel kental mirip agar-agar di dasar wadah. Gumpalan jel ini tidak bisa terhisap dengan lancar oleh pompa oli samping. Kosongkan tangki terlebih dahulu jika berniat mengganti merek oli samping agar formulasi pelumas bekerja optimal.
Periksa Pelampung Sensor dan Pompa Oli
Indikator oli samping pada panel instrumen bekerja menggunakan pelampung sensor di dalam wadah oli. Kerak oli yang menempel tebal kerap membuat pelampung tersangkut di posisi atas, sehingga lampu peringatan tidak menyala meski stok oli sudah habis.
Tes pelampung dengan mencopot kabel soket saat tangki kosong. Gerakkan tuas pelampung naik dan turun menggunakan tangan. Ganti sakelar sensor jika indikator oli di spedometer tidak merespons atau tetap padam. Bawa motor ke bengkel langganan untuk mengecek sensor dan pompa jika indikator tetap menyala meski tangki penuh.
Baca Juga: Perawatan Kaca Spion Mobil agar Tetap Jernih dan Aman
Isi penuh tangki oli sebelum menempuh perjalanan jauh seperti turing ke daerah pegunungan.
Pertanyaan Seputar Perawatan Tangki Oli Motor
Berapa biaya mengganti selang tangki oli motor yang bocor?
Biaya penggantian selang atau karet sil tangki oli biasanya sekitar Rp15.000 sampai Rp35.000 untuk suku cadang, ditambah jasa pasang bengkel sekitar Rp10.000 sampai Rp20.000.
Apakah oli samping beda merek boleh dicampur di dalam tangki?
Pencampuran oli samping beda merek tidak disarankan karena perbedaan zat aditif bisa bereaksi memicu gumpalan jel yang menyumbat saluran pompa oli.
Mengapa lampu indikator oli samping tetap menyala padahal tangki penuh?
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh pelampung sensor yang tersangkut kotoran di dasar tangki, pelampung bocor sehingga tenggelam, atau terjadi korsleting pada kabel jalur indikator.
