Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Memulai Bisnis
Rencana membuka toko pakaian online atau warung makan sering terhenti di awal. Kendala terbesar yang paling sering dihadapi calon pemilik usaha adalah ketersediaan dana untuk menyewa tempat, membeli peralatan awal, serta stok barang dagangan.
Mencari cara mendapatkan modal usaha sebenarnya tidak harus selalu mengajukan utang bank. Pilihan sumber dana cukup beragam, mulai dari tabungan pribadi hingga fasilitas dari pemerintah, tergantung skala bisnis dan risiko finansial yang sanggup ditanggung.
Daftar Isi
- Memulai dari Tabungan Sendiri dan Aset Pribadi
- Program Kredit Usaha Rakyat Lewat Bank Resmi
- Sistem Bagi Hasil Bersama Mitra Usaha
- Manfaatkan Fintech P2P Lending yang Terdaftar di OJK
- Berkas Penting Sebelum Mengajukan Pinjaman
- Pertanyaan Seputar Cara Mendapatkan Modal Usaha
- Berapa modal minimal yang ideal untuk mulai bisnis kecil?
- Apakah bisa mengajukan pinjaman modal usaha KUR jika belum punya bisnis?
- Apa porsi pembagian hasil yang adil antara pengelola dan pemodal?
- Bagaimana cara mengamankan tabungan pribadi saat terpakai untuk modal bisnis?
Memulai dari Tabungan Sendiri dan Aset Pribadi
Tabungan pribadi merupakan pilihan paling aman untuk merintis bisnis baru. Langkah ini tidak memberikan beban tagihan bulanan pada masa awal operasional. Usaha rintisan biasanya belum menghasilkan laba konsisten pada 1 sampai 3 bulan pertama.
Pisahkan rekening tabungan harian dengan dana khusus untuk modal usaha. Jika tabungan tunai belum mencukupi target dana modal sekitar Rp5.000.000 sampai Rp10.000.000, barang elektronik atau emas simpanan yang jarang dipakai bisa dijual terlebih dahulu. Penjualan barang simpanan dapat menambah kas secara cepat tanpa menciptakan kewajiban baru.
Menggunakan aset sendiri menjaga independensi pengoperasian bisnis secara penuh. Keputusan arah bisnis atau alokasi keuntungan bisa diambil sendiri tanpa campur tangan pihak luar.
Program Kredit Usaha Rakyat Lewat Bank Resmi
Pemerintah menyediakan program Kredit Usaha Rakyat atau KUR melalui bank BUMN seperti BRI, Mandiri, dan BNI untuk mendorong pertumbuhan bisnis skala kecil.
Jangka waktu pengembalian fleksibel, mulai dari 12 bulan hingga 36 bulan sesuai kesepakatan kredit.
Baca Juga: Cara Membangun Loyalitas Pelanggan Efektif Bikin Pembeli Datang Lagi
Syarat utamanya adalah bisnis sudah berjalan aktif minimal selama 6 bulan dan dilengkapi Surat Keterangan Usaha dari kelurahan. Prosedur pengajuan butuh waktu verifikasi lapangan sekitar 3 sampai 7 hari kerja sebelum dana dicairkan ke rekening pemohon.
Jika belum berpengalaman mengelola cicilan bank, berkonsultasi dengan konsultan keuangan atau petugas bagian kredit di cabang bank terdekat dapat membantu menghitung skema pengembalian yang aman bagi kas operasional.
Sistem Bagi Hasil Bersama Mitra Usaha
Mengajak rekan kerja atau teman dekat untuk menanamkan dana bisa menjadi jalan keluar. Solusi ini sangat membantu ketika modal pribadi masih terbatas.
Skema ini menerapkan prinsip pembagian keuntungan sesuai kesepakatan awal kedua pihak. Sebagai contoh, investor menyetor modal sebesar Rp20.000.000 untuk peralatan katering, sedangkan mitra menjalankan operasional harian. Laba bersih setiap akhir bulan dibagi berdasarkan rasio kesepakatan, misalnya porsi lebih besar untuk pengelola dan sisanya untuk pemilik dana.
Susun nota kesepakatan tertulis di atas meterai Rp10.000 agar hak dan kewajiban masing-masing pihak terlindungi secara hukum.
Kesepakatan yang ambigu tanpa dokumen tertulis berisiko merusak hubungan pertemanan ketika terjadi kerugian atau ketidaksesuaian laporan keuangan. Catat setiap transaksi secara terbuka dan bagikan laporan keuangan bulanan secara rutin kepada pemodal.
Baca Juga: Langkah Strategi Pemasaran Konten Praktis Bikin Bisnis Ramai Pembeli
Manfaatkan Fintech P2P Lending yang Terdaftar di OJK
Layanan peminjaman berbasis teknologi informasi memberi akses pendanaan yang fleksibel bagi pemilik usaha yang butuh alokasi dana cepat.
Pilih platform penyelenggara yang sudah berizin dan diawasi resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan, seperti Modalku atau KlikACC.
Proses verifikasi dokumen pada platform digital biasanya memakan waktu 1 sampai 3 hari kerja setelah seluruh syarat diunggah.
Hitung rasio kemampuan bayar sebelum mengambil pinjaman berbasis aplikasi. Hindari mengambil pinjaman konsumtif berbiaya tinggi untuk modal kerja. Bunga harian yang tinggi akan menggerus keuntungan bisnis secara cepat.
Berkas Penting Sebelum Mengajukan Pinjaman
Kelengkapan dokumen administrasi menjadi faktor penentu utama apakah permohonan dana usaha disetujui atau ditolak oleh pihak penyedia modal.
Siapkan berkas dasar seperti KTP, NPWP, rekening koran 3 bulan terakhir, serta Surat Izin Usaha Perdagangan atau Nomor Induk Berusaha dari sistem OSS. Lampirkan juga rincian penggunaan modal secara transparan, misalnya dana Rp15.000.000 akan dipakai untuk belanja bahan baku Rp8.000.000, sewa tempat Rp5.000.000, dan pemeliharaan alat Rp2.000.000.
Bikin pembukuan kas sederhana memakai aplikasi di ponsel pintar untuk mempermudah pemantauan arus masuk dan keluar uang harian.
Baca Juga: Cara Mengelola Risiko Usaha Agar Bisnis Tetap Cuan Dan Tahan Banting
Hasil dan persetujuan pencairan dana dari setiap metode bergantung pada kondisi finansial pribadi serta tingkat kelayakan bisnis masing-masing.
Hitung kembali total kebutuhan dana riil dan pilih sumber pembiayaan berisiko rendah yang paling sesuai dengan kemampuan arus kas bisnis sebelum menandatangani perjanjian apa pun.
Pertanyaan Seputar Cara Mendapatkan Modal Usaha
Berapa modal minimal yang ideal untuk mulai bisnis kecil?
Besaran modal awal tergantung pada jenis usaha yang dijalankan. Untuk usaha jasa atau kuliner skala rumahan, modal awal sekitar Rp2.000.000 sampai Rp5.000.000 sudah cukup untuk membeli perlengkapan dasar serta stok bahan awal.
Apakah bisa mengajukan pinjaman modal usaha KUR jika belum punya bisnis?
Mayoritas bank penyalur KUR mensyaratkan usaha sudah berjalan aktif minimal 6 bulan. Jika bisnis belum berjalan sama sekali, opsi terbaik adalah menggunakan tabungan pribadi atau mencari mitra yang mau membiayai ide bisnis lewat perjanjian bagi hasil.
Apa porsi pembagian hasil yang adil antara pengelola dan pemodal?
Pembagian hasil umumnya disesuaikan dengan tingkat risiko dan beban kerja harian. Skema yang lazim dipakai adalah 60 persen untuk pengelola operasional dan 40 persen untuk pemodal, atau 50:50 jika pemodal juga ikut membantu aktivitas operasional bisnis harian.
Bagaimana cara mengamankan tabungan pribadi saat terpakai untuk modal bisnis?
Jangan pernah menghabiskan seluruh tabungan agar dana darurat keluarga atau kebutuhan hidup harian tetap terjamin dengan aman.
